Senin, 4 Maret 2019 18:30:35

Terkait DBD (Demam Berdarah Dengeu) Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Di Minta Turun Lapangan

Meskipun sesuai data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, jika jumlah pasien Demam Berdarah Dengeu (DBD) sudah turun tetapi dengan meninggalnya salah satu warga di Keluharan Bulota Kec. Limboto, membuat Anggota Legislatve Asni. U Menu sangat mengharapkan jika Dinas Kesehatan Kab. Gorontalo segera turun ke lokasi. Asni mengatakan, dengan meninggalnya salah seorang warga dan selang sehari  setelah kematian almarhum, ada tetangga almarhum yang harus dilarikan ke Puskesmas Limboto dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Hasri Ainun Habibie, sudah bisa diindikasikan jika di lokasi tersebut ada jentik nyamuk Aidies Agypti yang berdampak pada penyakit DBD. “Sehingga dinas terkait diharapkan segera menindaklanjuti dengan mensurvei lokasi,” ungkap Asni. Politisi PDIP ini sangat berharap, instansi terkait bisa segera mengantisipasi persoalan ini sehingga tak menyebar ke warga lainnya. “Jangan sampai lagi ada korban lainnya, sehingga instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kab. Gorontalo agar bisa segera menindaklanjutinya,” harap Aleg 2 (Dua) Periode ini. Ia pun menambahkan, Kecamatan Limboto yang merupakan kecamatan kedua terbanyak penderita DBD selang akhir tahun 2018 hingga awal tahun 2019 sehingga sangat diharapkan untuk bisa melakukan penanganan apalagi dengan adanya salah satu warga yang meninggal indikasi DBD.”Saya sangat berharap, selain peran dari pemerintah dalam hal ini instansi terkait, kepedulian warga dalam menjaga lingkungan agar bersih dan juga dengan program 3M ini untuk tetap terus dilakukan guna menghindari kita semua dari serangan penyakit DBD,” harap Aleg dari Dapil Limboto-Limboto Barat.

COMMENTS