Rabu, 12 Juni 2019 17:18:02

Terkait APBD Tahun Anggaran 2018

Fraksi Partai Golkar (FPG) Garis Bawahi Tiga Hal

Ada tiga hal yang di garisbawahi oleh Fraksi Partai Golongan Karya (F-PG) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Gorontalo Tahun 2018. Hal ini di sampaikan Arifin Kilo Aleg dari Fraksi Partai Golkar dalam pandangan umum FPG, pada pelaksanaan rapat paripurna kemarin.

Dalam pandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya (F-PG) pada rapat paripurna kemarin, Arifin Kilo menyampaikan, hal yang teramat penting dan menjadi tantangan pemerintah saat ini adalah bagaimana menciptakan pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkualitas “Artinya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo harus mampu menjawab problematika tenaga kerja dan upaya menurunkan angka pengangguran serta angka kemiskinan,”jelas Arifin. Dikatakannya lagi potensi ini menjadi point untuk dipercakapan dalam setiap pembagian anggaran pembangunan.

“Sasaran belanja anggaran wajib dibelanjakan ke sektor-sektor yang benar-benar memberi efek terhadap penurunan angka kemiskinan, jika anggaran sudah terbagi secara merata pada sektor-sektor yang mampu mengatasi masalah kemiskinan, maka dapat dipastikan hal ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya

Aleg PAW ini lanjut mengatakan, dalam pelaksanaan APBD bukan sekedar melihat kemampuan penyerapan anggaran, namun yang teramat penting adalah bagaimana efek dari hasil belanja anggaran terhadap pembangunan serta dapat mampu menopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gorontalo.

Aleg dari dapil telaga cs ini mengatakan lagi, hal kedua yang sangat krusial adalah potensi  bertambahnya jumlah masyarakat miskin yang ada di daerah ini. Hal ini tidak bisa dipungkiri potret pembangunan yang ada saat ini mendorong pemerintah daerah untuk terus waspada dan lebih cermat dalam hal mengambil keputusan untuk sebuah kebijakan anggaran yang benar-benar komitmen dalam hal penuntasan kemiskinan. Karena kemiskinan ini adalah musuh bersama. Lanjut disampaikan Arifin, yang ketiga terkait dengan pembiyaan APBD 2018, kebijakan anggaran yang rasional adalah menjadi pijakan normative dalam hal pemanfaatan anggaran.”Olehnya prestasi terhadap rasionalisasi anggaran ini patut dijaga dan ditingkatkan untuk lebih mewujudkan belanja anggaran yang efektif dan efisien serta tepat sasaran,” jelas Arifin.

COMMENTS