Rabu, 8 April 2020 10:46:54

Pergeseran APBDES Jangan Salah Kaprah

Jangan Sembarang Beri Bantuan

Meskipun berdasarkan pada Perppu nomor 1 tahun 2020 tentang keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan diperbolehkan menggeser anggaran, akan tetapi diharapkan juga pergeseran anggaran ini benar-benar digunakan untuk upaya pencegahan covid-19. “Pasalnya saat ini banyak desa yang sudah melakukan pergeseran anggaran tetapi terkesan salah kaprah, karena peruntukannya hanya untuk pembelian sembako dan juga yang memiriskan adalah pemberian bantuan yang disama ratakan kepada seluruh warga desa,” jelas Aleg Yunus Dunggio dalam rapat koordinasi pencegahan covid-19 Komisi I dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gorontalo di ruang Dulohupa DPRD Kabupaten Gorontalo.

Lanjut dikatakan Yunus, bahwa faktanya, banyak desa yang sudah menggeser anggaran begitu banyak tetapi peruntukkannya justru tidak memprioritaskan pada upaya pencegahan penanganan covid-19. “Misalnya saja untuk pengadaan APD ditingkat desa serta anggaran sosialisasi ditingkat desa dan justru memberikan sembako kepada seluruh rakyat, padahal dalam aturannya, bantuan bisa didapatkan pada masyarakat yang bukan PKH dan juga warga yang ekonominya menengah keatas,”ungkap Politisi dari Partai Golkar. Halyang sama juga diungkapkan anggota komisi I lainnya Irman Mooduto, dimana menurutnya meningkatnya wabah penyakit covid-19 di Indonesia tentunya membuat resah masyarakat, ada masyarakat yang dengan sengaja menyetok stok pangan dirumah dengan skala besar untuk memenuhi kebutuhan selama wabah covid-19 masih mengancam. “Walaupun Gorontalo masih negatif covid-19, saya mengharapkan masyarakat utnuk tetap tenang dan jangan panik dalam menyikapi wabag covid-19 apalagi bereaksi memborong barang kebutuha pokok dari pasar dan supermarket, kita jangan panik, ikut saja perkembangan yang ada dari pemerintah. Terutama tips untuk menjaga kesehatan dari dampak virus corona” jelas Irman. Politisi PKS ini bahwa aksi memborong belanjaan ini malah bisa membuat suasana tidak kondusif dan tidak membantu pemerintah dalam hal menangani covid-19 ini. ”Borong belanjaan ini justru tidak membantu, malah membuat suasana menjadi tidak kondusif, sehingga saya mengimbau agar masyarakat tidak termakan isu-isu hoaks yang bertebaran di media social oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, khususnya hoaks yang mendorong fenomena panik dan aksi borong belanjaan,” ungkap aleg dua periode ini.

COMMENTS