Jum`at, 10 Januari 2020 12:48:47

Pemda Diminta Petakan Kembali Desa Terpencil

OPD Harus Rajin Bangun Komunikasi Dengan Kementrian

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo meminta pemerintah daerah untuk memetakan kembali desa-desa terpencil, agar nantinya ini mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Hal ini dikatakan oleh ketua komisi II saat melakukan konsultasi dengan Kementrian Sosial.

Ketua Komisi II Drs. Ali DJ. Polapa mengatakan dari konsultasi yang di lakukan di Kementrian Sosial yang diterima langsung oleh Deputi, banyak sekali program dari kementrian yang akan diberikan ke daerah, hanya memang kementrian terbentur dengan data-data yang tidak valid. “Kementrian Sosial itu tersedia banyak program, yang harusnya pemerintah daerah dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau dalam hal ini instansi terkait yang harusnya lebih proaktif mendatangi kementrian untuk berkoordinasi tentang program-program yang bisa mendatangkan anggaran pusat ke daerah,”ungkap politis dari Dapil Batudaa Cs.

Lanjut aleg dari PDIP ini mengatakan dengan konsultasi ini, pihak kementrian meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial untuk melakukan pemetaan kembali terkait daerah-daerah terpencil yang tentunya bisa dikucurkan program dari pusat. Seperti di ketahui untuk daerah terpencil yang ada di Kabupaten Gorontalo ini berada di Kecamatan Asparaga dan Kecamatan Bongomeme dan pihak Kementrian Sosial mengungkapkan jika mereka masih memegang data tahun 2017 dan dua kecamatan ini memang tersentuh program dan kelanjutan program daerah terpencil ini dan komisi II pun ingin memperjuangkan beberapa wilayah yang bisa dikatakan sebagai wilayah terpencil seperti Kecamatan Batudaa Pantai dan Kecamatan Biluhu di perjuangkan untuk masuk di dalam daerah terpencil, mengingat lokasi dua kecamatan ini memang jauh dari pusat Kabupaten Gorontalo. “Sehingga kedatangan kami ke Kementrian berupaya untuk memperjuangkan kedua wilayah tersebut, namun ternyata memang diakui dari pusat, jika banyak program yang dikucurkan tetapi mereka sangat kekurangan informasi ke daerah-daerah, sehingga kami berharap, kedepannya instansi terkait bisa membangun komunikasi dan harus intens berkoordinasi terkait program-program dari pusat ke daerah,” tandas aleg tiga periode ini.

COMMENTS