Senin, 18 Mei 2020 09:46:11

DPRD Imbau Warga Patuh PSBB

pimpinan DPRD

 

Roman : Pikirkan Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat.

Meskipun Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 4 Mei, namun memang selama tiga hari kemarin baru sebatas sosialisasi kepada masyarakat dan penerapan maksimal mulai diberlakukan, sehingga Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) menghimbau warga untuk patuh terhadap PSBB.

Politisi PPP itu mengatakan, apa yang dilakukan pemerintaha hari ini dengan dikabulkannya izin PSBB, tujuannya untuk kepentingan masyarakat. “Masyarakat harus patuh dan ini hanya dua minggu, mudah-mudahan dengan penerapan PSBB kita konsisten dan Insya allah mata rantai penyebaran Covid-19 bisa kita tuntaskan dan segera berakhir,” Harap Syam saat ditemui usai launcing PSBB di pelataran Pakaya Tower, belumlama ini. Ia mengakui, dengan penerapan PSBB ini tentunya banyak yang terganggu. Terutama kata dia, pasar mingguan ditutup oleh pemerintah. “Tapi bukan berarti semuanya ditutup namun pasar haria dibuka sehingga ada jalan lain pada A ditutup B. Sehingga mudah-mudahan kita bisa menerima ini,” Harap Syam T,Ase.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo itu mengatakan, dalam rangka memutuskan mata rantai Covid-19, PMI Kabupaten Gorontalo sampai hari ini konsisten melakukan program penyemprotan. “Ini merupakan tugas kita bersama karena setiap kali ada permintaan dari masyarakat PMI langsung turun langsung melakukan penyemprotan di lokasi yang diminta masyarakat dan kita focus pada pelayanan-pelayanan khusus terjepit, kemudian kantor-kantor dan saya menerima laporan dari teman-teman PMI kegiatan ini terus dilakukan,” Tandas Aleg tiga periode ini. Sama seperti Ketua DPRD Syam T Ase, Wakil Ketua DPRD Roma Nasaru juga mengapresiasi pelaksanaan PSBB yang dilaksanakan di Provinsi Gorontalo pada umumnya dan Kabupaten Gorontalo pada khususnya. Menurutnya cara tersebut dianggap ampuh untuk cegah penularan virus corona (Covid-19), namun tentunya masih ada yang perlun dibenahi atau diperbaiki. “Tentu kita apresiasi terhadap apa yang telah dijalankan Pemprov, mengatur PSBB di Gorontalo. Termasuk misalnya pembatasan aktivitas masyarakat, penutupan perbatasan-perbatasan dan lain sebagainya yang masuk dalam peraturan PSBB ini,” jelas Roman. Lanjut dikatakan politisi Nasdem ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penerapan PSBB ini. Yaitu dampaknya baik dari segi sosial dan ekonomi masyarakat. Tentunya kata Roman hal ini sudah dipikirkan oleh pemerintah Provinsi maupun daerah. Dengan penerapan PSBB ini tentu akan berdampak pada masyarakat, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Dari sisi sosial ada pembatasan aktivitas masyarakat yang saat ini akan diatur da nada sanksinya makan untuk penegakannya aparat siap tidak, karena ditakutkan nanti masyarakat tidak mau menerima atau ada masyarakat tidak mau menerima atau ada masyarakat yang tidak mengetahui dan kemudian mengakibatkan masalah antara masyarakat dan aparat nantinya. “Saya harap pemerintah sudah benar-benar siap dengan penerapan PSBB ini,” Harap Roman.

Ia menambahkan, dari segi ekonomi, juga sangat berpengaruh. Penghasilan masyarakat, banyak pedagang-pedagang dipasar maupun di UMKM yang juga akan terdampak dalam penerapan PSBB. Karena pemerintah harus mempertimbangkan langkah kedepannya. Bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. “Kalau dipikir denghan bantuan yang diberikan itu saya rasa masih kurang untuk bertahan selama 14 hari dengan sembako yang dibagikan. Apalagi pembagian bantuan kepada masyarakat kan tidak menyeluruh, ada beberapa yang tidak kebagian juga dan ini juga tidak mungkin pemerintah bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat yang banyak. Ini saya rasa mustahil,” tambahanya.

Olehnya Roman berharap, Pemerintah Provinsi maupun pemerintah daerah benar-benar sudah memikirkan langkah kedepannya akan penerapan PSBB ini. “Tujuan pemerintah provinsi ini sangat baik Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Gorontalo. Tetapi dampak dari penerapan PSBB ini sangat besar maka pemerintah harus benar-benar jeli dengan ini. Dan khusus Kabupaten Gorontalo pemerintah daerah juga harus sudah memikirkan langkah kedepannya seperti apa,” pungkas Aleg dari dapil Batudaa cs ini.

COMMENTS